Hal tersebut disampaikan Menkeu/Menko Perekonomian Sri Mulyani usai pelantikan Kapolri Bambang Hendarso Danuri di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (30/9/2008).
"Kami terus memonitor perkembangan ini dan dari sisi Indonesia apakah itu berhubungan dengan situasi yang sifatnya immediate atau langsung seperti apa-apa yang bisa dilakukan dalam jangka pendek untuk tahun 2008," ujar Menkeu Sri Mulyani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari sisi APBN 2008 mungkin Insya Allah selesai dengan cukup aman. Kita sedang bahas dengan DPR untuk 2009 mungkin perkembangan terbaru ini nanti akan kita sampaikan lagi kepada DPR," ujarnya.
Menurut Menkeu, kegagalan bailout US$ 700 miliar terjadi karena dinamika politik di AS yang sangat tinggi mengenai keputusan bailout itu.
"Untuk Indonesia tentu kita akan melihat ini karena ketidakpastian ini akan memberikan dampak yang sangat besar di dalam perekonomian Amerika tidak hanya dari sisi para investment bank maupun Wall Street saja yang terkena, kita mungkin lihat dampak terhadap sektor riilnya di sana juga sudah mulai akan muncul," ujarnya.
Kerja Sama dengan BI
Dengan demikian dampak terhadap keseluruhan perekonomian global harus diantisipasi seluruh otoritas fiskal dan keuangan di dunia.
"Dari sisi monetery policy Pak Boediono (Gubernur BI) dan kami terus berkomunikasi," ujarnya.
(ddn/ddn)











































