Menurut keterangan dari Departemen ESDM yang dikutip detikFinance, Rabu (1/10/2008), kecelakaan itu terjadi karena truk tangki berupaya menghindari tabrakan dengan sepeda motor di daerah Malang Selatan.
Untuk mencegah kekosongan di SPBU (ex Depot Malang) pada Region tersebut, PT Pertamina (Persero) sedang mengupayakan untuk melakukan pengiriman ulang kembali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara keseluruhan Satgas Pusat Pertamina melaporkan kondisi stok BBM H-1 yaitu, Premium stok sebanyak 878.844 KL dengan penjualan harian mencapai 67.052 KL sehingga diperkirakan akan cukup untuk konsumsi 15,4 hari.
Stok solar sebanyak 1.864.852 KL dengan penjualan harian sebanyak 45.084 KL cukup untuk konsumsi 23,5 hari. Untuk Minyak Tanah stok sebanyak 603.642 KL, penjualan harian 22.915 KL dan diperkirakan akan cukup untuk dikonsumsi selama 22,4 hari.
Sedangkan untuk Pertamax Stok mencapai 36.796 KL dengan penjualan harian 267 KL sehingga diperkirakan akan mencukupi hingga 21,7 hari. Demikian pula untuk Pertamax Plus stok 28.765 KL, penjualan harian 233 KL, sehingga cukup untuk konsumsi selama 70,5 hari.
Untuk Avtur diperkirakan akan cukup dikonsumsi selama 21.9 hari dengan perincian stok 153.755 KL dengan penjualan harian 7.313 KL.
(qom/qom)











































