"Setelah sekian lama bertengger di atas US$ 100 per barel, akhirnya harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) turun menjadi US$ 99,06 per barel selama bulan September," demikian seperti dikutip detikFinance dari situs Ditjen Migas, Minggu (5/10/2008).
Harga rata-rata minyak mentah Indonesia ini lebih rendah dari perkiraan Tim Harga Minyak Indonesia sebelumnya yang bekisar antara US$ 112-118 per barel.
Β
Meski selama September rata-rata ICP menurun hinga di bawah US$ 100 per barel, namun jika dihitung sejak Januari hingga September 2008, rata-rata ICP masih bertengger di US$ 111,75 per barel. Sementara untuk ICP Agustus 2008 mencapai US$ 115,56 per barel atau turun US$ 19,40 per barel dari bulan Juli yang mencapai bulan US$ 134,96 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun untuk bisa mencapai angka tersebut,maka rata-rata ICP sejak Oktober hingga Desember 2008 haruslah berada di kisaran US$ 70 per barel.
"Kalau dilihat sekarang saja ICP kita US$ 111 per barel, kalau mau ICP rata-rata setahun 2008 di bawah US$ 100 per barel, artinya ICP dari sekarang sampai Desember harus di kisaran US$ 70 per barel terus. Pertanyaannya, mungkin nggak harga minyak US$ 70?" katanya usai kunjungan ke Depo Plumpang, Jakarta, Jumat pekan lalu.
Β (lih/nrl)











































