"Fundamental tahun 2008 APBN kita tidak akan terganggu, domestik cukup kuat. Yang harus diperkuat sekarang adalah ekonomi domestik seperti perbaikan belanja pemerintah," katanya disela-sela rapat koordinasi perekonomian menanggapi krisis finansial AS di Gedung Departemen Keuangan, Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (5/10/2008).
Pertama, menurut Paskah, belanja pemerintah selama ini tersendat karena ada keraguan dalam pelaksanaan tender pengadaan barang dan jasa. Untuk itu, ia meminta lembaga kebijakan pengadaan barang dan jasa untuk segera menyelesaikan revisi Keppres No 80 dalam setahun ke depan.
Kedua adalah perluasan Jaring Pengaman Sosial (JPS) hingga tidak hanya mencakup BLT saja. Bahkan pihaknya akan berunding dengan DPR untuk memperpanjang BLT di 2009 dari 3 bulan menjadi 6 bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga, revitalisasi modal ventura sebagai alternatif menghadapi suku bunga yang terus tinggi.
"Jika suku bunga terus naik, maka akan terjadi tight money policy. Jadi kita cari alternatif yaitu saya usulkan satu-satunya jalan kita revitalisasi kembali modal ventura. Memang harus ada stimulus dari pemerintah untuk modal ventura ini tapi nantinya harus dihimpun betul-betul dari masyarakat dan pengusaha sendiri," katanya.
(lih/lih)











































