Demikian hal tersebut diungkapkan Menteri Perindustrian Fahmi Idris di Gedung Departemen Keuangan, Jakarta, Minggu (5/10/2008).
"Dampak perlambatan pertumbuhan ekonomi Amerika pasti akan memengaruhi sejumlah komoditas produk manufaktur nasional yang mengandalkan pasar di sana," jelasnya usai rapat kordinasi bersama beberapa menteri.
Ia juga menambahkan, melemahnya pasar Amerika tidak bisa dihindari sehingga secara langsung ekspor produk manufaktur dalam negeri akan mengalami gangguan. ujar Fahmi di Jakarta, kemarin.
"Pasti akan mempengaruhi target pertumbuhan industri, pasar Amerika kan sedang melemah. Ekspor produk manufaktur kita akan mengalami gangguan," ucapnya.
Namun ia tidak merinci berapa target pertumbuhan industri yang bisa dicapai insudtri nasional setelah memperhitungkan krisis AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengatakan, ekpor nasional memang sangat dipengaruhi pasar Amerika. Namun hal ini tidak hanya terjadi bagi Indonesia saja, tetapi juga bagi banyak negara lainnya.
"Secara finansial berbagai negara bisa melakukan pemulihan dengan berbagai cara, termasuk juga kita," tuturnya.
(ang/lih)
