Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu di sela halal bihalal di Gedung E Depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (6/10/2008).
Permintaan itu akan disampaikan secara khusus oleh Menkeu Sri Mulyani dalam pertemuan Asian Finance Minister di Dubai pada pekan ini.
"Mudah-mudahan kita bisa meyakinkan mereka bahwa mereka bisa melakukan kontribusi terhadap situasi global," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya Bu Menteri menyempatkan hadir, karena selain menghadiri Asian Finance Minister Meeting juga penyelenggaraan temu investasi di middle east yang nilainya cukup besar," ujarnya.
Pemerintah Indonesia sendiri kini tengah menjajaki kemungkinan pembiayaan dari investor Timur Tengah, baik itu melalui investasi langsung melalui Foreign Direct Investment (FDI) maupun melalui penerbitan instrumen surat utang seperti sukuk.
"Kalau investor Timur Tengah mau investasi langsung kita juga welocme, dengan Qatar kita sudah mulai melakukan penjajakan untuk melakukan joint investment company, cukup banyak investornya seperti Saudi Bank, Dubai Investment Bank, Qatar Investment Bank, ada juga bank-bank yang cukup besar di Timur Tengah, ada juga investor individu," ujarnya. (dnl/ddn)










































