Hal ini dikatakan Kalla saat memberi sambutan di Reuni Akbar Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin, Makassar, senin (6/10/2008).
"Kita ini bangsa bimbang, kita kadang mengambil keputusan tanpa pengkajian. Misalnya LNG tangguh, menjual gas yang semurah itu," tutur Kalla.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wapres menambahkan, program konversi minyak tanah ke gas adalah salah satu kebijakan pemerintah yang merupakan perubahan dari kebijakan yang salah pada masa lalu.
"Minyak tanah, adalah bahan bakar termahal di dunia, karena seperti avtur. Makanya kita ubah lifestyle bangsa kita. Dari minyak tanah ke gas," cerita Kalla.
(gun/qom)











































