Strategi Pangan RI Sudah Siap Hadapi Krisis

Strategi Pangan RI Sudah Siap Hadapi Krisis

- detikFinance
Senin, 06 Okt 2008 13:17 WIB
Strategi Pangan RI Sudah Siap Hadapi Krisis
Jakarta - Strategi pengamanan pangan di dalam negeri khususnya beras dinilai sudah di jalur yang tepat dalam menghadapi krisis pangan, energi bahkan ancaman krisis finansial AS saat ini.

Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar usai acara Halal Bi Halal di gedung Bulog, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (6/10/2008).
 
"Sekarang ini yang  sudah kita lakukan sudah berada di jalur yang tepat dengan memperkuat pengadaan beras dalam negeri," jelasnya.

Mustafa menambahkan, rencana ekspor beras tahun depan sangat sejalan dengan keinginan pemerintah untuk meningkatkan ekspor sebagai antisipasi krisis finansial di AS bahkan di dunia. Hal ini, lanjut Mustafa, diperkuat dengan jumlah impor beras yang menurun karena Indonesia sudah mengarah kepada swasembada beras.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk pasar ekspor, menurut Mustafa, Indonesia jangan hanya mengandalkan pasar di Jepang dan AS saja, namun harus pengalihan ke luar pasar dua negara tersebut.

"Yang penting kita tingkatkan produksi dalam negeri termasuk pertanian," imbuhnya.

Dibidang pertanian termasuk produksi beras, Mustafa mengatakan bahwa peningkatan produksi beras perlu dilakukan, selain itu diverfisikasi pangan selain beras seperti   umbi-umbian, jagung dan lainnya sangat penting. Khusus untuk beras, upaya  mengurangi susut produksi menjadi cara jitu untuk menambah produksi dan pengadaan beras di dalam negeri.

Mengenai pengadaan beras, hingga hari ini (6/10/2008) Bulog telah mampu melakukan pengadaan hingga  2,7 juta ton. Hingga  akhir tahun 2008 ditergetkan mampu mencapai 3 juta ton. (hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads