Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar usai acara Halal Bi Halal di gedung Bulog, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (6/10/2008).
"Sekarang ini yang sudah kita lakukan sudah berada di jalur yang tepat dengan memperkuat pengadaan beras dalam negeri," jelasnya.
Mustafa menambahkan, rencana ekspor beras tahun depan sangat sejalan dengan keinginan pemerintah untuk meningkatkan ekspor sebagai antisipasi krisis finansial di AS bahkan di dunia. Hal ini, lanjut Mustafa, diperkuat dengan jumlah impor beras yang menurun karena Indonesia sudah mengarah kepada swasembada beras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang penting kita tingkatkan produksi dalam negeri termasuk pertanian," imbuhnya.
Dibidang pertanian termasuk produksi beras, Mustafa mengatakan bahwa peningkatan produksi beras perlu dilakukan, selain itu diverfisikasi pangan selain beras seperti umbi-umbian, jagung dan lainnya sangat penting. Khusus untuk beras, upaya mengurangi susut produksi menjadi cara jitu untuk menambah produksi dan pengadaan beras di dalam negeri.
Mengenai pengadaan beras, hingga hari ini (6/10/2008) Bulog telah mampu melakukan pengadaan hingga 2,7 juta ton. Hingga akhir tahun 2008 ditergetkan mampu mencapai 3 juta ton. (hen/qom)











































