Demikian disampaikan oleh Direktur Statistik Ketahanan Sosial BPS Winandi Imawan saat dihubungi detikFinance, Senin (6/10/2008).
"September kemarin kami sudah dilapangan, mudah-mudahan sampai akhir tahun baru selesai, lebih cepat lebih baik," ujar Winandi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah libur seminggu lebaran, kami mulai mengolahnya, tapi dari laporan dilapangan di beberapa daerah menunjukan angka penurunan," imbuhnya.
Dari sisa waktu 3 bulan hingga akhir tahun 2008 ini, BPS akan melakukan tahap pengolahan data termasuk verifikasi dan finalisasi data. Ia memperkirakan kalau sesuai dengan jadwal maka sebelum akhir tahun data baru keluarga miskin sudah siap tersaji.
"Perkiraan satu setengah bulan kita akan olah datanya dan sisanya kurang dari itu kita pakai untuk finalisasi. Ini kan sebagai kelengkapan dari BLT," jelasnya.
Dari data ini BPS, diharapkan bisa digunakan oleh pemerintah sebagai masukan dan data dasar yang dipakai untuk program-program jaring pengaman sosial (JPS) dan program pemerintah lainnya yang membutuhkan data keluarga miskin terbaru.
Bahkah sebelumnya Bappenas mengusulkan kepada DPR agar program JPS seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk tahun 2009 nanti, akan ditambah menjadi 6 bulan dari rencana semula yang hanya 3 bulan (Januari-Maret) sebagai bagian antisipasi krisis finansial AS. (hen/ir)











































