Harga bahan-bahan pangan yang naik sepanjang bulan Ramadan hingga Hari Raya Lebaran meningkatkan inflasi di bulan September 2008.
Demikian disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ali Rosidi dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jalan Sutomo, Jakarta, Senin (1/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diumumkan BPS pukul 13.45 WIB, kenaikan inflasi terjadi di seluruh kota yakni 66 kota. Tertinggi di Tarakan 2,8 persen, terendah di Manado 0,03 persen
Inflasi terjadi karena adanya kenaikan indeks barang dan jasa di semua kelompok yang mengalami inflasi antara lain sektor makanan yang paling tinggi 1,9 persen, makanan jadi, minuman rokok 0,9 persen, perumahan, air listrik, gas dan bahan bakar 1,22 persen.
Sektor yang menyumbang inflasi antara lain kelompok sandang 0,5 persen, kesehatan 0,3 persen, transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,22 persen.
(ddn/qom)










































