Neraca Perdagangan RI Kembali Surplus Bulan Agustus

Neraca Perdagangan RI Kembali Surplus Bulan Agustus

- detikFinance
Senin, 06 Okt 2008 14:47 WIB
Neraca Perdagangan RI Kembali Surplus Bulan Agustus
Jakarta - Setelah sempat mencatat defisit pada Juli lalu, neraca perdagangan Indonesia pada Agustus kembali surplus. Secara total dari Januari hingga Agustus, nilai ekspor tetap lebih besar dibandingkan impor.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Agustus mencapai US$ 12,50 miliar atau turun 0,43% dibandingkan ekspor pada Juli 2008. Sementara nilai impor Indonesia Agustus 2008 mencapai US$ 11,86 miliar atau menurun 7,42 persen dibanding Juli.

"Pada Agustus terdapat surplus US$ 635 juta," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ali Rosidi dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jalan Sutomo, Jakarta, Senin (1/9/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

RI untuk pertama kalinya mencatat minus untuk neraca perdagangan Juli. Pada bulan Juli neraca perdagangan mengalami defisit karena ekspor pada bulan tersebut tercatat sebesar US$ 12,55 miliar, sementara impornya mencapai US$ 12,82 miliar sehingga defisitnya US$ 270 juta.

"Untuk Juli, ekspor lebih rendah dari impor sehingga defisit. Tapi secara kumulatif, Januari-Agustus total ekspor jauh lebih tinggi dari impor," jelas Ali.

Khusus untuk ekspor nonmigas Agustus 2008 mencapai US$9,56 miliar, turun 1,20 persen dibanding Juli 2008, sedangkan dibanding ekspor Agustus 2007 naik 23,54 persen.

Penurunan ekspor nonmigas terbesar Agustus 2008 terjadi pada bijih, kerak, dan abu logam sebesar US$ 19,9 miliar, sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$ 455,0 juta.

Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Agustus 2008 mencapai US$ 95,45 miliar atau meningkat 29,87 persen dibanding periode yang sama tahun 2007, sementara ekspor nonmigas mencapai US$ 73,54 miliar atau meningkat 22,38 persen.

Untuk nilai impor Indonesia, selama Januari-Agustus 2008 mencapai US$ 89,83 miliar dengan impor migas sebesar US$ 23,31 miliar (25,95 persen) dan impor nonmigas sebesar US$ 66,52 miliar (74,05 persen).

Nilai impor Kawasan Berikat Agustus 2008 mencapai US$ 1,81 miliar atau menurun 12,95 persen dibanding Juli 2008, sedangkan selama Januari-Agustus 2008 nilai impornya mencapai US$ 16,81 miliar terdiri dari impor migas sebesar US$ 177,1 juta (1,05 persen) dan impor nonmigas sebesar US$ 16,63 miliar (98,95 persen).

Nilai impor di luar kawasan berikat Agustus 2008 mencapai US$ 10,05 miliar atau menurun 6,35 persen dibanding Juli 2008 yang besarnya US$ 10,74 miliar, sedangkan selama Januari-Agustus 2008 nilai impor di luar kawasan berikat mencapai US$ 73,02 miliar atau meningkat 55,41 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (qom/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads