Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Agustus mencapai US$ 12,50 miliar atau turun 0,43% dibandingkan ekspor pada Juli 2008. Sementara nilai impor Indonesia Agustus 2008 mencapai US$ 11,86 miliar atau menurun 7,42 persen dibanding Juli.
"Pada Agustus terdapat surplus US$ 635 juta," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ali Rosidi dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jalan Sutomo, Jakarta, Senin (1/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk Juli, ekspor lebih rendah dari impor sehingga defisit. Tapi secara kumulatif, Januari-Agustus total ekspor jauh lebih tinggi dari impor," jelas Ali.
Khusus untuk ekspor nonmigas Agustus 2008 mencapai US$9,56 miliar, turun 1,20 persen dibanding Juli 2008, sedangkan dibanding ekspor Agustus 2007 naik 23,54 persen.
Penurunan ekspor nonmigas terbesar Agustus 2008 terjadi pada bijih, kerak, dan abu logam sebesar US$ 19,9 miliar, sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$ 455,0 juta.
Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia Januari-Agustus 2008 mencapai US$ 95,45 miliar atau meningkat 29,87 persen dibanding periode yang sama tahun 2007, sementara ekspor nonmigas mencapai US$ 73,54 miliar atau meningkat 22,38 persen.
Untuk nilai impor Indonesia, selama Januari-Agustus 2008 mencapai US$ 89,83 miliar dengan impor migas sebesar US$ 23,31 miliar (25,95 persen) dan impor nonmigas sebesar US$ 66,52 miliar (74,05 persen).
Nilai impor Kawasan Berikat Agustus 2008 mencapai US$ 1,81 miliar atau menurun 12,95 persen dibanding Juli 2008, sedangkan selama Januari-Agustus 2008 nilai impornya mencapai US$ 16,81 miliar terdiri dari impor migas sebesar US$ 177,1 juta (1,05 persen) dan impor nonmigas sebesar US$ 16,63 miliar (98,95 persen).
Nilai impor di luar kawasan berikat Agustus 2008 mencapai US$ 10,05 miliar atau menurun 6,35 persen dibanding Juli 2008 yang besarnya US$ 10,74 miliar, sedangkan selama Januari-Agustus 2008 nilai impor di luar kawasan berikat mencapai US$ 73,02 miliar atau meningkat 55,41 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. (qom/ir)











































