Berdasarkan hitungan Badan Pusat Statistik (BPS) yang diumumkan Senin (6/10/2008) upah pembantu rumah tangga memberikan kontribusi terhadap inflasi sebesar 0,01 persen.
Selain upah pembantu, komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah bahan bakar rumah tangga 0,19 persen, upah tukang bukan mandor 0,02 persen, kayu balokan, kontrak rumah, pasir, semen, sewa rumah, pembasmi nyamuk cair, sabun detergen bubuk masing-masing 0,01 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, di kelompok makanan, inflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok daging dan hasil-hasilnya 6,75 persen dan inflasi terendah pada sub kelompok padi-padian, umbi-umbian dan hasilnya 0,52 persen.
Sedangkan deflasi terjadi pada sub kelompok bumbu-bumbuan 10,85 persen dan sub kelompok lemak dan minyak 1,02 persen.
Sementara di kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau pada September 2008 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,16 persen.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah: nasi dengan lauk 0,02 persen, ayam goreng, kue basah, mie, sate, soto, rokok kretek dan rokok kretek filter masing-masing 0,01 persen.
(ddn/ir)










































