Pada perdagangan Senin (6/10/2008), kontrak utama New York untuk minyak jenis light pengiriman November merosot hingga 6,07 dolar ke level US$ 87,81 per barel. Kontrak ini sempat merosot hingga US$ 87,56 per barel.
Sementara minyak jenis Brent juga anjlok hingga 6,57 dolar ke level US$ 83,68 per barel. Kontrak ini sempat anjlok hingga US$ 83,36 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis kini sedang mencermati tingkat permintaan minyak dari China --- yang telah membantu lonjakan harga komoditas dalam 6 tahun --- yang kemungkinan konsumsinya tergerus oleh krisis.
Anjloknya harga ini sekaligus menyita perhatian dari negara-negara OPEC. Para analis juga merevisi ke bawah sejumlah proyeksinya.
"Jelas sekali ada kekhawatiran. Ketika harga sangat bergejolak, seperti melonjak hingga US$ 140 dan kemudian merosot di bawah US$ 90, maka hal ini akan mengkhawatirkan semua orang," ujar menteri perminyakan Irak, Hussain al-Shahristani.
(qom/qom)











































