Harga Terigu Belum Terganggu Pelemahan Rupiah

Harga Terigu Belum Terganggu Pelemahan Rupiah

- detikFinance
Rabu, 08 Okt 2008 13:42 WIB
Jakarta - Produsen terigu menjamin harga terigu belum akan terganggu terkait pelemahan rupiah terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah sekarang ini masih bisa ditoleransi.

Selain itu, faktor kontrak bulanan bahan baku gandum yang berlangsung selama 3 bulanan cukup membantu stabilitas harga terigu.

Maklum selama ini hampir 100% bahan baku terigu yaitu gandum harus diimpor oleh para produsen  terigu dalam negeri ke beberapa negara seperti Australia, AS dan lain-lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampai sekarang ini belum terpengaruh, kalau di bawah 10.000 dolar AS masih aman, jadi  tidak terlalu berpengaruh, yang penting itu  harga internasional," kata Direktur Eksekutif Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) Ratna Sari Loppies saat ditemui di Departemen Perdagangan, Rabu (8/10/2008).

Ratna menambahkan sistem kontrak pengadaan impor terigu selama 3 bulanan cukup membantu meredam potensi kenaikan harga terigu yang disebabkan pelemahan rupiah terhadap dollar.

"Memang setiap produsen memiliki kontrak yang berbeda, tapi saya rasa dalam waktu dekat tidak akan terpengaruh," jelasnya.

Pembebasan PPN


Ratna mengatakan stabilitas harga terigu sangat penting, mengingat komoditi ini sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia.

Untuk itu penetapan terigu sebagai barang makanan yang strategis sangat diperlukan, sehingga bisa disejajarkan dengan bahan makanan lainnya seperti beras, sagu, kedelai dan lainnya.

"Saya sudah mengajukan berkali-kali ke pemerintah, agar terigu dimasukan sebagai barang strategis. Mungkin pemerintah melihat dari sisi sumber karbohidratnya, saya melihatnya sekarang ini lebih pada alasan politis karena bahan baku terigu itu semuanya impor," ujarnya.

Dikatakannya dengan posisi terigu belum dimasukan sebagai bahan pangan strategis maka, produk ini akan terus dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN).

Meskipun sejak awal tahun 2008, PPN terigu sudah ditanggung oleh pemerintah. Namun tahun 2009 nanti PPN terigu ditanggung pemerintah dipastikan akan dicabut kembali. (hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads