Genjot Ekspor Saat Krisis, SBY akan Lobi Amerika Latin

Genjot Ekspor Saat Krisis, SBY akan Lobi Amerika Latin

- detikFinance
Kamis, 09 Okt 2008 13:22 WIB
Genjot Ekspor Saat Krisis, SBY akan Lobi Amerika Latin
Jakarta - Untuk menggenjot ekspor Indonesia dalam mengantisipasi krisis finansial global, Presiden SBY pada bulan November nanti direncanakan akan memimpin langsung delegasi perdagangan ke kawasan Amerika Latin.

Demikian dikatakan oleh Kepala Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) Bachrul Chairi di Departemen Perdagangan, Jakarta, Kamis (9/10/2008).

"Misalnya kita akan ke Brazil, dipimpin langsung oleh Presiden, ke negara-negara latin seperti  Meksiko, Chili, Peru, sekarang sudah mulai ada penjajakan kontrak, kalau tidak berubah November nanti, sekaligus pertemuan APEC," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah ini menurut Bachrul, sebagai bagian dari penjajakan pasar non-tradisional diluar pasar ekspor utama Indonesia seperti AS, Jepang, Eropa dan lain-lain. Negara-negara di kawasan Afrika seperti  Kenya , Afrika Selatan akan menjadi sasaran penjajakan peningkatan ekspor selanjutnya.

"Selain itu ada 18 misi dagang ke Afrika melaui kerjasama dengan kadin," ucapnya.

40 Tambahan Market Intelegent

BPEN juga akan melakukan penambahan poin-poin penting dalam panduan membaca pasar ekspor diantaranya penambahan hingga 40 poin market intelegent hingga awal bulan depan.

"Kita akan selesaikan awal bulan depan, panduan untuk menjual produk ekspor kita,  itu dari sisi informasinya 40 market intelegent," katanya.

Sepanjang tahun ini, BPEN akan menambahkan 11 promotion center perdagangan seperti di Asia antara lain Busan Korea, Shanghai China, Barcelona Spanyol, Lagos, Chili, Meksiko dan lain-lain.

Mengenai dampak krisis global terhadap produk Indonesia, ia memastikan produk-produk konsumtif yang akan paling terpukul.

Untuk itu selain penjajakan ke pasar non-tradisional selain Afrika dan Amerika Latin. Pasar Eropa Timur yang diprediksi tidak akan terpengaruh krisis AS akan menjadi perhatian selanjutnya. (hen/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads