Industri Otomotif Tunda Ekspansi Sampai 2011

Industri Otomotif Tunda Ekspansi Sampai 2011

- detikFinance
Kamis, 09 Okt 2008 17:48 WIB
Industri Otomotif Tunda Ekspansi Sampai 2011
Jakarta - Pukulan krisis ekonomi global makin meluas. Sektor industri otomotif pun dipastikan akan terimbas karena rencana ekspansi dipastikan akan mengalami stagnasi setidaknya dalam dua tahun kedepan.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Industri  Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur Indomobil Group, hal ini disebabkan kondisi ekonomi yang sulit diprediksi membuat produsen memilih menahan ekspansinya. Sementara di sisi lain kapasitas produksi yang ada saat ini masih mencukupi permintaan.

"Dari sisi kapasitas produksi itu cukup, yang penting kesiaapan pasok, saya rasa
para produsen masih menahan 2 tahun kedepan, karena pasar yang masih volatile. Bagi produsen yang penting stabilitas pertumbuhan karena gampang diprediksi," katanya di Departemen Perindustrian, Jakarta, Kamis (9/10/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengaca pada pengalaman pertumbuhan penjualan mobil dan motor tahun ini, kalangan produsen mengaku tidak memprediksi sebelumnya kalau pertumbuhan bisa setinggi itu.

Pertumbunhan penjualan mobil hingga pertengahan tahun ini sudah mencapai 46% dibandingkan dengan periode yang sama. Belum termasuk penjualan sepeda motor yang terus mencengangkan.

"Ekspansi baru akan banyak dilakukan pada tahun 2011," jelasnya.

Gunadi menjelaskan, pertumbuhan penjualan kendaraan roda empat seharusnya bekisar rata-rata 12% per tahun sedangkan untuk roda dua 10% per tahun. Angka inilah yang bisa membuat produsen mudah melakukan ekspansi di saat pertumbuhan stabil.

"Dari pada tiba-tiba naik, lalu tahun depan flat, karena biasanya seperti itu, ini
yang bakal terjadi pada tahun 2009," ucapnya.

Ia memperkirakan pada tahun 2011, jumlah permintaan motor  akan menembus  8 juta
unit, sedangkan untuk mobil ditaksir bisa mencapai 1 juta unit. (hen/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads