Hal tersebut disampaikan Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika (IATT) Departemen Perindustrian (Depperin) Budi Dharmadi, usai pelantikan eselon 1 Depperin, Jalan Gatot Subroto, Senin (13/10/2008).
"Galangan kapal masih terima kontrak jangka panjang, masih positif. Beberapa galangan baru di Medan kapasitas 50.000 ton investasi Rp 250 miliar, dan ada 1 di Lampung akhir tahun sudah uji coba," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain pembangunan lokasi baru, ada beberapa galangan kapal yang berskala kecil sedang melakukan revitalisasi.
Menurutnya Industri kapal industri yang padat modal dan mampu menyerap tenaga kerja cukup tinggi. Perkembangan kondisi krisis global sampai saat ini belum menyentuh sektor ini. Maklum umumnya pemain galangan kapal adalah investor lokal. "Hebat bukan," ucap Budi.
"Harganya bisa sama dengan harga 1 pabrik, untuk membangun 1 kapal bisa membutuhkan tenaga kerja 2.000 orang," tambah Budi. (hen/ddn)










































