Pengusaha Jangan Manja di Saat Krisis

Pengusaha Jangan Manja di Saat Krisis

- detikFinance
Senin, 13 Okt 2008 18:15 WIB
Pengusaha Jangan Manja di Saat Krisis
Jakarta - Pemerintah meminta kepada pada para pengusaha agar bersikap tidak manja dalam menghadapi kondisi krisis global saat ini. Selain itu untuk menghadapi perekonomian kedepan, pengusaha harus bisa mengukur kemampuan masing-masing termasuk dalam memperhitungkan ekspansi usaha.

Hal tersebut disampaikan Menkeu Sri Mulyani di depan anggota Kadin dalam acara temu Kadin dengan beberapa Menteri, di Graha Niaga, Jakarta, Senin (13/10/2008).

"Saya akan lakukan agar balancing sheet sehat, maka anda juga harus jaga agar perusahaan anda sehat. Kalau anda salah membuat manajemen perusahaan, dan perusahaan anda menjadi korban, maka anda jangan merengek kepada kami. Please safeguard your company," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sri Mulyani juga menyindir pengusaha, kalau selama ini para pengusaha cenderung mau menang sendiri karena ketika biaya operasional turun justru mereka tidak berkoar-koar tetapi ketika harga naik justru bersikap sebaliknya. "Kadin, kalau turun diam, kalau naik nagihnya keras," ketusnya.

Sementara itu mengenai eskalasi atau kenaikan biaya proyek, pemerintah memberi sinyal tidak akan mengabulkan permintaan tersebut.

Mengingat sekarang ini kondisi perhitungan proyek kontruksi sudah tidak relevan, harga minyak dunia sekarang berada pada kisaran US$ 80 per barel. Padahal pada waktu itu pengusaha mengusulkan eskalasi proyek terjadi pada saat harga minyak di atas US$130 per barel. Menkeu malah balik meminta penurunan harga proyek.

"Saya minta turunkan dong harga proyeknya, kemarinkan waktu penawaran harga minyak US$ 130 per barel kalau sekarang sudah US$ 80 per barel, saya minta balikin duitnya," katanya.

Sebelumnya pengusaha jasa konstruksi mengusulkan eskalasi harga proyek pemerintah menyusul kenaikan harga minyak. Kenaikan harga minyak ini diikuti kenaikan harga bahan material utama seperti semen, baja dan lain -lain. (hen/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads