Hal tersebut disampaikan Menkeu Sri Mulyani di depan anggota Kadin dalam acara temu Kadin dengan beberapa Menteri, di Graha Niaga, Jakarta, Senin (13/10/2008).
"Saya akan lakukan agar balancing sheet sehat, maka anda juga harus jaga agar perusahaan anda sehat. Kalau anda salah membuat manajemen perusahaan, dan perusahaan anda menjadi korban, maka anda jangan merengek kepada kami. Please safeguard your company," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu mengenai eskalasi atau kenaikan biaya proyek, pemerintah memberi sinyal tidak akan mengabulkan permintaan tersebut.
Mengingat sekarang ini kondisi perhitungan proyek kontruksi sudah tidak relevan, harga minyak dunia sekarang berada pada kisaran US$ 80 per barel. Padahal pada waktu itu pengusaha mengusulkan eskalasi proyek terjadi pada saat harga minyak di atas US$130 per barel. Menkeu malah balik meminta penurunan harga proyek.
"Saya minta turunkan dong harga proyeknya, kemarinkan waktu penawaran harga minyak US$ 130 per barel kalau sekarang sudah US$ 80 per barel, saya minta balikin duitnya," katanya.
Sebelumnya pengusaha jasa konstruksi mengusulkan eskalasi harga proyek pemerintah menyusul kenaikan harga minyak. Kenaikan harga minyak ini diikuti kenaikan harga bahan material utama seperti semen, baja dan lain -lain. (hen/ddn)











































