Hadapi Krisis, Mandala Setia Gunakan Airbus

Hadapi Krisis, Mandala Setia Gunakan Airbus

- detikFinance
Selasa, 14 Okt 2008 18:33 WIB
Hadapi Krisis, Mandala Setia Gunakan Airbus
Jakarta - Dalam rangka mengatasi krisis finansial, Maskapai Mandala menerapkan kebijakan satu jenis pesawat (single fleet aircraft) yakni hanya mengoperasikan satu jenis pesawat saja yaitu Airbus. Mandala menilai, kebijakan ini merespons tekanan biaya (cost) yang diakibatkan oleh krisis global.

Saat ini, Mandala mengoperasikan pesawat dengan rata-rata usia pesawat yang paling muda dan menawarkan kepada konsumen International benchmark untuk safety, pelayanan, dan dapat diandalkan dengan harga yang terjangkau.  Mandala telah bertransformasi menjadi maskapai terdepan di Indonesia.   

Mandala telah mendatangkan armada Airbus A319 di bulan September 2008 dan akan menambah lagi Airbus A320 di bulan November 2008.  Dengan adanya penambahan armada tersebut telah menjadikan Mandala lebih kuat di rute-rute yang telah ada saat ini dan juga dapat melayani rute-rute baru seperti Jambi, Pontianak, Bengkulu dan Pangkal Pinang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mandala sebelumnya sudah tidak menggunakan Boeing B737-200 di awal tahun ini dan kembali Mandala akan menghentikan pengoperasian Boeing B737-400 dalam waktu beberapa bulan mendatang.  Hal ini menjadikan Mandala sebagai maskapai penerbangan pertama yang mengoperasikan satu jenis pesawat saja.

Chief Executive Officer (CEO) Mandala Airlines, Warwick Brady mengatakan, pihaknya sedang mengimplementasikan visinya untuk menjadi lebih efisien dengan menggunakan armada Airbus.  Dengan mesin pesawat yang modern, Airbus tidak saja lebih efisien tetapi juga ramah lingkungan.

Mandala juga telah mengkontrak Singapore Airlines Engineering Company (SIAEC) untuk perawatan pesawat Airbus.  Saat ini Mandala hanya mengoperasikan jenis Airbus A320, Airbus A319 dan Boeing B737-400.

Di tahun 2007, Mandala telah memesan 30 pesawat airbus baru senilai 1,8 miliar dolar AS.  Dan di tahun 2009, Mandala akan menerbangkan pesawat dengan rata-rata usia pesawat yang lebih muda di Indonesia.  

"Kami percaya bahwa dengan dukungan armada pesawat yang modern dengan usia pesawat yang lebih muda, Mandala akan dapat memberikan layanan ketepatan waktu yang sangat baik," papar Warwick dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Selasa (14/10/2008).



(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads