Hal tersebut dikemukakan oleh Sekretaris Kementerian Negara BUMN, Said Didu, di kantor BUMN Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (16/10/2008).
"Alasannya karena ide BUMN Fund itu datangnya dari mereka," katanya.
Ia melanjutkan, Kementerian tidak akan terlibat dalam pembentukan BUMN yang dipersiapkan khusus untuk pembiayaan ini.
Jika sudah terlaksana, rencananya BUMN Fund tersebut akan menerbitkan reksa dana spesial yang khusus untuk saham-saham perusahaan pelat merah tersebut. Dengan demikian diharapkan masyarakat akan lebih percaya untuk berinvestasi di BUMN.
Ia memperkirakan pembentukan BUMN Fund ini akan selesai sebelum akhir tahun ini. "Nanti hasil dananya akan dipakai membiayai proyek-proyek BUMN," kata dia. (ang/ir)











































