Di tengah proses penyelidikan yang dilakukan oleh kantor hukum Morgan, Lewis & Bockius LLP, istri Strauss-Kahn pun bersuara. Ia mengaku bisa menerima perselingkuhan suaminya yang juga mantan Menteri Keuangan Prancis itu.
Istri Strauss-Kahn, Anne Sinclair mengatakan, hubungan "one-night stand" antara suaminya dengan mantan karyawan IMF itu masih bisa diterima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wall Street Journal sebelumnya mengungkapkan, IMF tengah melakukan investigasi terkait dugaan hubungan asmara Strauss-Kahn dengan wanita Hungaria yang sudah bersuami, Piroska Nagy, yang juga merupakan mantan pejabat senior IMF Departemen Afrika. Nagy pada April 2008 juga memimpin misi IMF di Ghana.
Namun Nagy sudah mengundurkan diri dan sekarang bekerja di European Bank for Reconstruction and Development. Penyelidikan itu untuk mengetahui apakah Strauss-Kahn telah menyalahgunakan kewenangannya dengan memberikan hak-hak istimewa kepada Nagy, termasuk paket pesangon istimewa ketika Nagy meninggalkan IMF.
Nagy merupakan istri dari Mario Blejer, seorang ekonom kelahiran Argentina yang juga telah bekerja di IMF, Bank Sentral Argentina dan Bank Sentral Inggris. Blejer mengetahui hubungan asmara itu melalui email mesra yang sering dikirimkan Strauss-Kahn ke istrinya. Blejer dan istrinya sebenarnya memilih menjaga skandal ini dan terus berupaya memecahkan masalah rumah tangga mereka.
Sebagai seorang istri yang mengaku masih mencintai suaminya, Sinclair mengaku akan tetap tenang menunggu hasil penyelidikan internal IMF.
"Sekarang sedang ada penyelidikan IMF. Kita menunggu dengan tenang hasilnya. Ini sepertinya akan cepat. Ada sebuah tempat yang merupakan bagian dari kehidupan pribadi kami, yang saya tidak punya kepentingan untuk berkomentar," jelas Sinclair.
Ia juga menegaskan, masalah ini sebenarnya bisa terjadi pada kehidupan pribadi siapapun.
"Dari sisi saya, hubungan 'one night stand' ini sudah kita tinggalkan. Kita sudah membalikkan halaman itu," ujar jurnalis televisi berusia 60 tahun itu.
Strauss Kahn, 59 tahun dan Sinclair menikah sejak tahun 1999. Ini adalah pernikahan ketiga untuk Strauss-Kahn dan pernikahan kedua untuk Sinclair.
"Saya akan menambahkan sebuah kesimpulan, bahwa kita masih saling mencintai lebih besar dari sebelumnya," tegas Sinclair.
EBRD, tempat Nagy sekarang bekerja, tidak berniat untuk menginvestigasi masalah ini. Sementara pemerintah Prancis sendiri akan membela Strauss-Kahn.
"Semua orang tahu bahwa Strauss-Kahn adalah Direktur Pelaksana yang baik di IMF," ujar pimpinan partai Sosialis Prancis, yang merupakan pendukung Strauss Kah, Francois Hollande.
Presiden Bank Sentral Eropa, Jean-Claude Trichet,Β menyatakan dirinya yakin Strauss-Kahn tidak menyalahgunakan posisinya,
"Saya juga yakin bahwa ini tidak akan mempengaruhi operasional IMF yang sangat sangat penting saat ini," tegas Trichet.
Skandal ini sekaligus mengingatkan publik akan skandal mantan Presiden Bank Dunia, Paul Wolfowitz, yang berpacaran dengan stafnya dan selanjutnya memberikan berbagai keistimewaan termasuk gaji yang besar untuk pacarnya, Shaha Riza. Wolfowitz akhirnya mengundurkan diri setelah Komite Etik Bank Dunia menyatakan arsitek perang Irak itu bersalah atas conflict of interest terkait kenaikan gaji pacarnya, Shaha Riza. (qom/ir)











































