300 bcf Gas Senoro untuk Pasar Domestik

300 bcf Gas Senoro untuk Pasar Domestik

- detikFinance
Senin, 20 Okt 2008 12:33 WIB
300 bcf Gas Senoro untuk Pasar Domestik
Jakarta - Proyek pengembangan gas di Senoro, Sulawesi akan mengalokasikan hasilnya sebanyak 300 bcf untuk pasar dalam negeri. Gas ini akan dimanfaatkan untuk pabrik metanol dan pembangkit listrik yang dibangun di daerah tersebut.
 
Demikian disampaikan Wakil Dirut Pertamina Iin Arifin Takhyan disela Indonesia-US Energy Policy Dialogue di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (20/10/2008).
 
"Alokasi untuk domestik kan dihitung dari reserve-nya. Bisa untuk listrik atau pabrik metanol, tidak harus berupa LNG-nya. Yang sudah ada saat ini untuk domestik itu pabrik methanol dan listrik," katanya.
 
Pertamina bersama Medco merupakan pengelola lapangan Senoro. Sebagian besar gas dari lapangan ini akan dijual ke kilang LNG yang berlokasi di dekat lapangan tersebut. Setelah gas diolah menjadi LNG, maka LNG seluruhnya akan diekspor ke Jepang.
 
Jumlah gas yang akan dijual ke kilang LNG sekitar 1,4 TCF diluar gas yang dialokasikan untuk pasar domestik.
 
Menurut Iin, harga gas yang dijual ke domestik sekitar US$ 3/mmbtu. Namun saat ini pihaknya sedang melakukan negosiasi ulang untuk menaikkan harga tersebut.
 
"Sekarang masih bicara karena itu kan harga dulu, waktu harganya masih murah. Jadi kita sekarang bicara lagi," katanya.
 
Jangka waktu komitmen pasokan gas dari lapangan Senoro ini adalah 15 tahun.
 
KPPU
 
Sementara terkait pengaduan PT LNG Energi Utama soal dugaan kecurangan di proyek pembangunan kilang LNG Senoro, Iin mengaku tidak tahu menahu. Selama ini LNG-EU tidak pernah berkomunikasi dengan Pertamina mengenai masalah ini.
 
"Kita nggak pernah ketemu dengan mereka, nggak pernah ada surat keberatan, kalau ada kontrak yang dilanggar harusnya bicara dengan partnernya. Tapi kalau dipanggil kppu, sudah kewajiban kita untuk datang," katanya.

(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads