Stok Beras Dalam Negeri Aman

Stok Beras Dalam Negeri Aman

- detikFinance
Senin, 20 Okt 2008 13:10 WIB
Stok Beras Dalam Negeri Aman
Jakarta - Posisi stok beras Bulog masih bertahan 1,8 juta ton, sementara harga beras dalam negeri tidak terpengaruh kenaikkan harga internasional sehingga Bulog tidak perlu melakukan impor lagi sampai akhir tahun ini. Apalagi dengan cadangan beras 1,8 juta ton, posisi stok beras nasional masih tahan untuk periode 6 bulan ke depan.

Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/10/2008).

"Yang perlu disyukuri, meskipun di luar harga naik, dalam negeri tidak terpengaruh. Posisi stok masih 1,8 juta ton, kalau dikaitkan 300 ribu ton/bulan, jadi masih tahan 6 bulan ke depan, sampai Maret 2009," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mustafa juga menjelaskan, sampai dengan saat ini pengadaan beras oleh Bulog sudah mencapai 2,4 juta ton lebih dan semuanya murni dari pengadaan dalam negeri. "Jadi tidak ada impor. Sehingga sisa yang belum diimpor tahun lalu tidak jadi diimpor untuk 2008 ini," jelasnya.

Dikatakannya, dengan produksi beras dalam negeri yang bagus realisasi pengadaan beras Bulog tahun ini sudah tercapai. Daerah-daerah penghasil beras adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, Banten, Sulawesi Selatan, NTB dan Sumatera Selatan.

Sementara itu mengenai kekeringan yang terjadi di beberapa daerah, Mustafa mengatakan kekeringan yang terjadi belum menjadi kekhawatiran karena produksi beras nasional masih tinggi yang terlihat dari besarnya pengadaan beras Bulog.

"Pengadaan beras ke Bulog masih lancar, sehari bisa 3.000-7.000 ton per hari. Itu indikasi stok beras di masyarakat masih cukup, belum langka. Kalau langka pasti harga langsung melejit. Jadi kekhawatiran kekeringan dan belum mulai musim tanam mudah-mudahan sifatnya sangat kecil dan sporadis," paparnya.

(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads