Hal ini dikatakan oleh Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/10/2008).
"Kalau bicara beras, mudah-mudahan itu (krisis pangan Malaysia) tidak berimbas ke kita. Karena angka ramalan BPS masih positif. Tinggal memperkuat perbatasan, seperti kalau harga di Malaysia tinggi takutnya berimbas ke kita. Jadi tinggal memperkuat perbatasan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau spread disana 2 kali lipat, kita cepat-cepat melakukan langkah pengamanan. Mudah-mudahan dengan spread yang semakin kecil, lebih mudah meng-handle itu. Karena kalau spread 2 kali lipat seperti pada Juni, itu berat sekali," ujarnya.
Dikatakannya meskipun harga beras di luar negeri naik sangat tinggi tapi harga beras di Indonesia bisa stabil, dan menurutnya langkah pengamanan yang dilakukan oleh pemerintah dan Bulog sangat efektif untuk menjaga keamanan arus distribusi dan harga. (dnl/qom)











































