"Dengan perjanjian ini diharapkan PT DI bisa meningkatkan pangsa pasar juga dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perseroan. Juga membuatnya scope PT DI jadi lebih luas dan akhirnya masuk pasar internasional," ujar Deputi Menneg BUMN Sahala Lumban Gaol di Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (20/10/2008).
Perjanjian itu juga termasuk penempatan tim Eurocopter sebagai technical assistant dan pertukaran pengetahuan dan teknologi. Diperkirakan serial produksi komponen awal pengadaan pesawat oleh PT DI akan dimulai pada 2011.
Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT DI Budi Santoso dan Presdir PT Eurocopter Indonesia Henri Stell di kantor Kementerian BUMN disaksikan oleh Deputi Piset Kementerian BUMN Sahala Lumban Gaol.
PT DI telah melakukan kerjasama dengan Eurocopter sejak 1976 dengan memproduksi 118 BO 105 helikopter dibawah lisensi perusahaan tersebut. Kerjasama tersebut dilanjutkan tahun 1980 dengan memproduksi 11 pesawat helikopter Puma SA330 dan 19 Super Puma AS332. (ang/ddn)











































