Bahan tambang yang naik antara lain bijih besi, bijih mangan, dan bijih zircon. Berdasarkan perbandingan ekspor bulan Agustus dengan September Ekspor bijih besi naik sekitar 0,05% dari US$ 7,86 juta 2008 menjadi US$ 7,90.
Ekspor bijih mangan naik sekitar 139,55% dari US$ 1,7 juta menjadi US$ 4,06 juta. Sedangkan ekspor bijih zircon naik dari US$ 1,3 juta menjadi US$ 1,65 juta.
Komoditas Ekspor Yang Turun
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Departemen Perdagangan ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa fluktuasi kenaikan ekspor bahan tambang biasa terjadi dalam setiap bulannya karena dipengaruhi oleh permintaan pasar internasional.
"Ya memang kadang-kadang ekspor bahan tambang turun dan kadang-kadang naik," kata
Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan Ditjen Perdagangan Luar Negeri Depdag Hartojo Agus Tjahjono di Jakarta, Senin (20/10/2008).
Berdasarkan data tersebut, ekspor batu bara banyak ditujukan ke negara asia seperti Korea, Filipina, Jepang, Tiongkok, Malaysia, India, Pakistan dan Thailand. Selain itu, Italia juga tercatat menjadi importir batubara Indonesia.
Data ini diperoleh dari hasil laporan verifikasi ekspor bahan tambang oleh surveyor sesuai dengan aturan yang berlaku. Kewajiban verifikasi tersebut ditujukan untuk mencegah ekspor bahan tambang secara ilegal serta mengurangi dampak kerusakan lingkungan karena kegiatan penambangan secara liar.
(hen/qom)











































