Pemerintah menilai penurunan harga minyak yang drastis saat ini tidak fundamental sehingga pemerintah belum mempertimbangkan penurunan harga BBM dalam negeri.
Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengatakan saat ini pemerintah belum mengantisipasi penurunan harga BBM meski harga minyak dunia sudah turun, demikian juga dengan subsidi, besarannya masih sesuai APBN-P 2008 meski harga minyak dunia terus turun. .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya paling cepat pembahasan penurunan harga BBM dalam negeri ini akan dikaji tahun 2009 jika harga minyak dunia terus mengalami penurunan.
"Mungkin baru dilihat perkembangannya di 2009, di 2008 saya rasa tidak ada perubahan asumsi makro," ujarnya.
Meskipun begitu Paskah mengatakan untuk tahun 2009 pun pemerintah belum bisa memastikan apakah akan ada penurunan harga BBM dalam negeri.
"Untuk 2009, nanti kita bahas dengan DPR. Tapi saya rasa asumsi US$ 80 per barel di RAPBN 2009 cukup felksibel. Jadi artinya penurunan harga minyak dunia saat ini belum fundamental, nanti kita lihat," katanya.
(dnl/ir)











































