Ekspansi Properti Luar Jawa Tak Terganggu Krisis

Ekspansi Properti Luar Jawa Tak Terganggu Krisis

- detikFinance
Kamis, 23 Okt 2008 12:38 WIB
Ekspansi Properti Luar Jawa Tak Terganggu Krisis
Jakarta - Meski diperkirakan analis akan melambat tahun depan, ekspansi sektor properti di luar Jawa belum terganggu krisis global, pengusaha properti mencoba mengembangkan pembiayaan sendiri (self financing) saat seretnya likuiditas perbankan.

Pengembangan kota-kota mandiri bertaraf internasional pun diperkirakan masih akan menggeliat terutama di lokasi-lokasi wisata unggulan seperti Sulawesi.

"Secara global sedang terjadi krisis ekonomi dan tentu berdampak pada bisnis kami, kami optimis dan mengembangkan self financing," kata  Managing Director PT Wenang Permai Santosa Widijanto dalam acara konferensi pers persiapan Grand Kawanua International City sebagai tempat World Ocean Conference 2009, di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Kamis (23/10/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investasi di sektor properti saat ini sangat tepat dibanding pilihan investasi lainnya yang sedang lesu. Ia mencontohkan sekarang ini pihaknya sedang mengembangkan Grand Kawanua salah satu lokasi kota Mandiri yang berada di Manado, dan akan akan terus diperluas.

Ia mengatakan walaupun harga rumah di Grand Kawanua berada di rentang Rp 1 miliar sampai dengan Rp 10 miliar, ia optimis pengembangan Kawanua bisa sukses yang hingga kini sudah mencapai penyelesaian mencapai 75%.

Kawasan Kawanua merupakan lokasi kota mandiri pertama kalinya berlokasi di tengah kota Manado  sebagai tempat pertemuan jalan menghubungkan Sulawesi Utara dengan Manado.

"Investasi tahap pertama sudah mencapai Rp 300 miliar akan dikembangkan nantinya lebih dari Rp 1 triliun," imbuhnya.

Dikatakannya pembangunan kawasan ini bersumber dari pendaanaan dari internal, hasil penjualan dan pihak luar yaitu bank.

"Krisis finansial sekarang ini saham, emas, forex tidak menentu investasi properti bisa menjadi pilihan," ujarnya.

Rencananya, pihaknya akan terus mengembangkan kawasan Manado sebagai upaya ekspansi. Selain itu juga ada beberapa lokasi lainnya yang sudah dikembangkan seperti Hotel di Nusa Dua Bali.

"Kita sudah investasi membeli lahan di Bali Ubud 12 hektar, 120 hektar di Manado, 2 hektar di Pulau Siladen di sekitar kawasan Bunaken," jelasnya.

PT Wenang Permai Sentosa merupakan salah satu anak perusahaan dari perusahaan pengembang AKR Land Development yang bagian dari PT Artha Kencana Raya Tama (AKRT)

World Ocean Conference


Pada tahun 2009 nanti lokasi Grand Kawanua akan menjadi lokasi penyelenggaraan world ocean conference (WOC) yang akan dihadiri oleh 121 negara dan 15 perwakilan kepala negara.

Persiapan yang akan dilakukan antara lain pembangunan convention center berkapasitas 5000 orang yang sudah mencapai tahap penyelesaian 61%. Bangunan convention ini dapat dihubungkan dengan hotel Novotel dengan tingkat penyelesaian 25%.

Kawasan Kawanua seluas 180 hektar dilengkapi dengan golf resort, beautiful park, children playground dan lain-lain.

"Untuk lokasi ini kita sudah investasi lahan 135 hektar sejak tahun 1990-an yang sudah lunas dan disinergikan dengan tanah pemda setempat dengan total menjadi 180 hektar," paparnya. (hen/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads