RI Kurang Pintar Manfaatkan CDM

RI Kurang Pintar Manfaatkan CDM

- detikFinance
Kamis, 23 Okt 2008 14:21 WIB
RI Kurang Pintar Manfaatkan CDM
Jakarta - Indonesia dinilai kurang bisa memanfaatkan proyek Clean Development Mechanism. Padahal upaya penurunan emisi karbon ini bisa memberi nilai ekonomi dalam negeri.
 
"CDM potensinya sangat besar tetapi Indonesia kurang pintar memanfaatkannya. Baru ada 17 proyek yang sudah teregister untuk didanai melalui mekanisme CDM," ujar Direktur Pendanaan Multilateral Bappenas Dewo Broto Joko Putranto usai Seminar Ketahanan Energi, Sektor Keuangan dan Alternatif Pendanaan di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (23/10/2008).
 
Menurutnya, jumlah ini sangat sedikit sekali jika dibandingkan dengan negara lain seperti India dan Cina. "Di India ada 271 proyek, sedangkan Cina 358 proyek," katanya.
 
Dana CDM ini dapat diakses dengan mengajukan proposal mengenai efisiensi energi ke designated national authority (DNA) dibawah Menteri Negara Lingkungan Hidup. Ia mengatakan, Indonesia sendiri merupakan negara yang dapat mensuplai cukup banyak kredit emisi karbon.
 
"Seharusnya bisa dioptimalkan,kan bisa melakukan carbon trading untuk memanfaatkan pembiayaan proyek-proyek energi," jelasnya. Menurutnya, saat ini sudah ada 53 proyek yang proposal pendanaannya melalui DNA diajukan kepada Meneg LH.

(ang/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads