Pasar Non-Tradisional Genjot TEI 2008

Pasar Non-Tradisional Genjot TEI 2008

- detikFinance
Sabtu, 25 Okt 2008 17:14 WIB
Pasar Non-Tradisional Genjot TEI 2008
Jakarta - Upaya merambah pasar ekspor Indonesia ke pasar-pasar non-tradisional membuahkan hasil. Dari pencapaian transaksi sementara yang dikumpulkan (US$ 77,59 juta) hampir didominasi oleh transaksi pasar non-tradisional.

Pencapaian ini perlu direspons positif mengingat dalam menghadapi ancaman krisis global, pembentukan pasar non-tradisional bisa membantu tekanan ekspor yang dialami oleh produk-produk ekspor Indonesia.

"Jumlah transaksi dari negara non-tradisional cermin dari, diversifikasi yang dilakukanΒ  membuahkan hasil, bahwa pasar non-tradisional yang menjanjikan, untuk itu perlu ditingkatkan, agar bisa bertahan situasi krisis global saat ini. Dari 20 negara yang utama tradisional hanya 4," kata Kepala Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN) Bachrul Chairi, dalam acara konferensi pers, di Kemayoran, Jakarta, Sabtu (25/10/2008).
Β  Β 
Dari 117 negara yang hadir di TEI 2008 transaksi terbesar tercatat oleh BulgariaΒ  yang merupakan contoh pasar non-tradisional dengan nilai US$ 11,5 juta (14,8%), lalu Afganistan US$ 7,8 juta (10%), Jepang US% 5,1 juta (6,5%), Algeria US$ 4,7% (6,1%) dan Korea Selatan US$ 4,4 juta (5,6%) dan lain-lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beberapa buyer yang terbanyak diantaranya dari Malaysia 155 orang, Jepang 125, Saudi 121, Italia 95 orang, Singapura 95 orang," imbuhnya.

Dari transaksi yang tercapai di TEI 2008 didominasi oleh mebel dengan nilai US$ 25 juta (32,3%), kertas dengan transaksi US$ 10 juta (12,8%), tambang US$ 7,3 juta (9,4%), minyak kelapa sawit US$ 6 juta (7,7%), kerajinan tangan US$ 5,8 juta (7,4%).

Mengenai beberapa masukan agar ajang ini diperpanjang penyelenggaraannya, ia mengatakan penambahkan waktu pameran dianggap tidak efektif. Yang penting menurutnya pembeli internasional bisa mengetahui produk-produk Indonesia lewat ajang TEI.

"Dari pengalaman kita selama 23 tahun, selalu memang tidak lebih 5 hari, hari minggu memang nggak komersial, mereka datang ke sini bukan retail. Yang ada adalah kontrak besar sekian kontainer, jadi kalau memperpanjang nambah cost tapi hasilnya sama," jelasnya. (hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads