Minyak Brent Anjlok di Bawah US$ 60/Barel

Minyak Brent Anjlok di Bawah US$ 60/Barel

- detikFinance
Senin, 27 Okt 2008 16:13 WIB
Minyak Brent Anjlok di Bawah US$ 60/Barel
London - Harga minyak mentah dunia terus melorot. Minyak jenis Brent bahkan sempat merosot di bawah US$ 60 per barel, yang merupakan level terendah sejak Februari 2007.

Pada perdagangan Senin (27/10/2008) di London, minyak jenis Brent pengiriman Desember merosot ke US$ 59,32 per barel. Sementara minyak jenis light untuk pengiriman Desember merosot ke US$ 61,55 per barel, yang merupakan terendah sejak Mei 2007.

Minyak mentah sudah turun tajam semenjak menciptakan rekor tertingginya di US$ 147 per barel. Keputusan OPEC menurunkan produksi hingga 1,5 juta barel per hari pada akhir pekan lalu, tak banyak membantu memulihkan harga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penurunan harga minyak mentah terjadi akibat kekhawatiran resesi yang diperkirakan akan memukul permintaan minyak dunia. Penguatan dolar AS yang cukup tajam atas euro memberi andil bagi kemerosotan harga minyak.

Seperti dikutip dari AFP, euro anjlok di bawah US$ 1,24 dolar pada awal perdagangan di Eropa, yang merupakan titik terendah dalam dua tahun terakhir. Euro anjlok ke 1,2393 dolar, yang merupakan level terendah sejak 26 April 2006.

"Saya kira OPEC secara aktual telah mengambil langkah tegas yang fair dengan memotong produksi, tapi pasar jelas-jelas hanya fokus pada kekhawatiran soal ekonomi saat ini," ujar David Moor, analis dari Commonwealth Bank of Australia seperti dikutip dari Reuters.

Para pialang kini masih menantikan implementasi keputusan OPEC yang efektif berlaku mulai 1 November.
(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads