Dalam seminggu terakhir, harga bensin di SPBU AS jatuh US$ 26 sen menjadi US$ 2,66 per galon (Rp 28.767 dengan kurs Rp 10.815/US$). 1 galon = 3,8 liter. Dengan demikian harga per liter di AS sekitar Rp 7.570.
Dalam survey mingguan Departemen Energi AS, menurunnya harga minyak mentah dan anjloknya permintaan membuat ongkos penyediaan bensin ikut turun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penurunan harga bensin ini merupakan salah satu titik terang bagi konsumen di tengah melemahnya kondisi ekonomi. Ini membuat para keluarga mempunyai uang tambahan untuk dibelanjakan barang dan jasa lainnya," demikian dilansir Reuters, Selasa (28/10/2008).
Tak hanya bensin untuk kendaraan yang turun, harga minyak dunia yang terus anjlok juga menurunkan harga minyak untuk pemanas. Hal ini akan meringankan beban konsumen yang memang banyak memburu pemanas untuk menghadapi musim dingin.
Selain bensin, data EIA menyatakan harga rata-rata minyak diesel juga mengalami penurunan sebesar 19 sen menjadi US$ 3,29 per galon. Harga ini merupakan yang terendah sejak Februari 2008, meskipun masih lebih mahal US$ 13 sen ketimbang setahun lalu. (lih/ir)










































