"Tetapi saya sebagai Presiden harus siap ambil risiko yang penting selamat ekonomi kita. Kalau memerlukan Perpu, atau memerlukan pemerintah yang baru saya ambil semua itu demi sekali keselamatan kita," ujar SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (28/10/2008).
Presiden SBY akan mengambil langkah-langkah lanjutan untuk mengantisipasi dan mencegah dampak krisis keuangan global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Krisis keuangan global saat ini belum juga reda, Presiden SBY yang baru saja mengikuti pertemuan Asia Europe Meeting (ASEM) di Beijing beberapa waktu lalu mengatakan pemimpin dunia lainnya juga menghadapi masalah yang sama.
"Sebagian ada yang lebih buruk mungkin ada yang ringan, oleh karena itu kita terus melakukan tiap hari langkah-langkah untuk melakukan kebijakan yang tepat hari ini pun kita melihat pergerakan rupiah, pergerakan saham, maupun pergerakan saham dan nilai tukar negara lain," ujarnya. (ddn/qom)











































