Hal ini dikatakan oleh Kepala BPS Rusman Heriawan saat ditemui detikFinance usai acara rapat sosialisasi SKB 4 menteri di gedung Depnakertrans, Jalan Gatot Subroto, Jakarta (28/10/2008).
"Untuk bulan ini masih ada inflasi, tapi tidak ada gejolak harga barang dan jasa, September inflasi 0,97%, Oktober ini akan lebih rendah yaitu plus-minus 0,5%," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi lebih baik dari Oktober tahun lalu," katanya.
Dikatakannya faktor inflasi bulan Oktober lebih banyak disebabkan oleh geliat perputaran uang di masyarakat pasca lebaran, termasuk dipicu oleh kenaikan tarif transportasi dan lain-lain.
"Lebaran itu kan puncaknya, biar bagaimana pun kalau demand kuat, supply ada tetap saja harga akan naik," ujarnya beralasan. (hen/ddn)











































