Pembangkit Listrik BBN Pertama Dibangun di Dumai

Pembangkit Listrik BBN Pertama Dibangun di Dumai

- detikFinance
Rabu, 29 Okt 2008 12:34 WIB
Pembangkit Listrik BBN Pertama Dibangun di Dumai
Jakarta - Pembangkit listrik tenaga bahan bakar nabati pertama di Asia Pasifik beroperasi di Dumai, Riau. Dari sisi harga, menggunakan BBN untuk pembangkit bisa menghemat hingga 50% dibandingkan menggunakan solar.

Pembangkit BBN berkapasitas 10 MW di Dumai ini menggunakan CPO sebagai bahan bakar biofuelnya. Awalnya pembangkit ini merupakan pembangkit tenaga diesel, lalu diubah menjadi tenaga BBN dengan menambah mesin konverter.

Investasi yang dibutuhkan untuk mengubah pembangkit diesel menjadi pembangkit BBN sekitar Rp 29 miliar untuk kapasitas 10 MW. Dana sebesar itu diperlukan untuk mengadakan konverter dan fasilitas-fasilitas pendukung lainnya.
 
Kalau ingin me-switch pembangkit diesel ke biofuel, yang harus diperhatikan adalah tangki BBN-nya," kata Director Sales & Marketing Neue Maschinenbau Halberstadt GmbH (NMBH) Franz J Komischke di Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (29/10/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

NMBH merupakan perusahaan Jerman yang bergerak di bidang alat-alat kelistrikan dan berpengalaman dalam pembangkit tenaga BBN.

Untuk proyek ini NMBH menjual konverter yang dibeli pemerintah dan asistensi pengelolaannya. Sementara PLN mengamati pengelolaannya agar bisa diaplikasikan untuk pembangkit lainnya.

NMBH menambahkan, jika pembangkit listrik tenaga bahan bakar nabati sudah mencapai 1000 MW, maka bisa ada penghematan bahan bakar hingga US$ 511 juta per tahun.

Sementara Direktur Jawa Bali PLN Murtaqi Syamsuddin menjelaskan, pihaknya memang sedang mengembangkan penggunaan BBN untuk pembangkit.

Mulai tahun depan, PLN akan mengupayakan penggunaan BBN hingga 5% dari total penggunaan bahan bakar untuk pembangkitnya.
 
"Kita sudah bicara dengan Pertamina, jadi HSD yang kita beli dari mereka sudah mengandung biofuel 5%," katanya. (lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads