Harga Solar dan Premiun Diusulkan Turun Rp 500-800

Harga Solar dan Premiun Diusulkan Turun Rp 500-800

- detikFinance
Selasa, 04 Nov 2008 10:16 WIB
Harga Solar dan Premiun Diusulkan Turun Rp 500-800
Jakarta - Departemen ESDM mengajukan usulan penurunan harga Solar atau Premium dalam kisaran Rp 500-800 per liter. Tapi jika penurunan harga BBM subsidi dilakukan tahun ini, maka pemerintah membutuhkan tambahan subsidi sekitar Rp 3 triliun.

Demikian disampaikan Dirjen Migas Evita Legowo disela-sela acara 'Indonesia Japan Expo' di Jakarta International Expo, Jakarta, Selasa (4/11/2008).

Menurut Evita, subsidi tambahan Rp 3 triliun itu dibutuhkan untuk menambal APBN 2008 selama dua bulan terakhir. Hal ini karena jatah subsidi BBM untuk 2008 sebesar Rp 126 triliun sudah habis di bulan Oktober. Pemakaian subsidi BBM hingga Oktober sendiri sudah mencapai Rp 130 triliun.

"Bayangannya kita butuh tambahan Rp 3 triliun. Saya hitung sampai Desember saja, karena subsidi BBM sudah sampai Rp 130 triliun," ujarnya.

Sementara untuk penurunan harga BBM di kisaran Rp 500-800 per liter, menurut Evita belum ditentukan apakah akan berlaku untuk Solar atau Premium.

Penurunan harga BBM tampaknya sudah di depan mata. Harga minyak Indonesia atau Indonesia Crude Price yang merupakan patokan dalam APBN sudah turun jauh hingga US$ 70,66 per barel. Harga ICP ini berarti jauh di bawah patokan APBNP 2008 yang sebesar US$ 95 per barel.

Dengan demikian, maka rata-rata harga ICP dari Januari hingga Oktober sudah mencapai US$ 95,641 per barel. ICP Oktober ini berarti merupakan yang terendah sepanjang tahun 2008. ICP bulanan tertinggi dicapai pada Juli, dengan rata-rata mencapai US$ 134,94 per barel.
(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads