SBY Serukan Kampanye Melawan Economic Bubble

SBY Serukan Kampanye Melawan Economic Bubble

- detikFinance
Selasa, 04 Nov 2008 13:40 WIB
SBY Serukan Kampanye Melawan Economic Bubble
Bogor - Krisis keuangan yang terjadi di Amerika Serikat (AS) menyeret negara-negara lain, tak terkecuali Indonesia. Apa sebenarnya yang melatarbelakangi krisis yang telah menyengsarakan seluruh belahan dunia itu?

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam orasi ilmiahnya di Kampus IPB, Bogor mengatakan, krisis yang saat ini terjadi disebabkan oleh economic bubble atau penggelembungan ekonomi.

"Saat ini banyak ketimpangan antara negara maju dengan negara miskin. Terjadi ketimpangan supply and demand, peran multinational corporation dan bubble economic," ujar presiden, Selasa (4/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat adanya bubble ekonomi, lanjut SBY, maka yang terlihat di permukaan bukanlah realitas kondisi sebenarnya perekonomian suatu bangsa. 'Polesan' permukaan ekonomi itulah yang menyebabkan terjadinya spekulasi secara berlebihan.

"Seperti halnya gelembung, jika ditusuk, cess.. akan pecah. Hati-hati dengan economic bubble," kata SBY memperingatkan.

"Kita harus hemat, optimistis, serta kampanye secara global untuk melawan bubble economic," tambahnya lagi.

Di samping itu, untuk menjauhkan negara-negara kawasan dari krisis, SBY mengusulkan agar dipertimbangkan penggunaan mata uang secara global.

"Dunia butuh one single global currency. Suatu saat mungkina akan ada ASEAN currency, seperti halnya Euro saat ini," SBY mencontohkan.

SBY juga meminta agar semua pihak senantiasa menyadari bahwa krisis ini adalah masalah bersama yang harus diatasi secara global dengan bersama-sama pula.

(anw/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads