BI: Inflasi Bisa Turun Lebih Cepat

BI: Inflasi Bisa Turun Lebih Cepat

- detikFinance
Rabu, 05 Nov 2008 11:35 WIB
BI: Inflasi Bisa Turun Lebih Cepat
Jakarta - Bank Indonesia akan melakukan kebijakan-kebijakan agar inflasi bisa turun lebih cepat. Penurunan harga komoditas juga merupakan faktor penurunan inflasi.

Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur BI Hartadi A Sarwono dalam seminar ISEI di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (5/11/2008).

"Untuk nilai tukar saat ini sedang mencari keseimbangan baru, BI hanya membantunya dengan berbagai kebijakan agar terjadi orderly policy adjustment untuk inflasi bisa turun lebih cepat dari perkiraan," ujarnya.

Badan Pusat Statistik (BPS)
awal pekan ini mengumumkan angka inflasi pada bulan Oktober mencapai 0,45 persen. Untuk inflasi year on year (yoy) tercatat sebesar 11,77%, sementara inflasi year to date tercatat sebesar 10,96%

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BI sendiri akan menggelar rapat dewan gubernur Kamis 6 November ini untuk menentukan besaran suku bunga BI Ratenya.

Pertumbuhan Ekonomi


Mengenai pertumbuhan ekonomi, BI memperkirakan kondisi global yang terjadi saat ini akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di triwulan keempat. "Dari baseline kita maksimal kemungkinan di triwulan keempat 5,9 persen," ujarnya.

Di triwulan ketiga pertumbuhan ekonomi masih berada di tingkat 6,3-6,4 persen, sehingga sepanjang tahun 2008 pertumbuhan ekonomi masih bisa mencapai 6,1-6,2 persen.

"Kalau untuk efek penurunan ekspor impor, itu baru terasa di 2009, di triwulan empat ada sedikit good news di tengah demand dunia yang tengah turun ekspor kita tidak seburuk yang dibayangkan, namun impor turun cukup tinggi sehingga defisit transaksi berjalan secara keseluruhan tidak seperti yang kita perkirakan," ujarnya. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads