Badai PHK Ancam Pekerja di 2009

Badai PHK Ancam Pekerja di 2009

- detikFinance
Rabu, 05 Nov 2008 12:47 WIB
Badai PHK Ancam Pekerja di 2009
Jakarta - Krisis keuangan global yang terus melanda bisa menyebabkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) makin marak di tahun depan. Pengusaha memperkirakan jika order terus menurun di tahun depan, jumlah pekerja yang mengalami PHK akan mencapai sekitar 10% dari total pekerja saat ini.
 
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menjelaskan, PHK masal ini tidak terhindarkan karena kondisi pengusaha makin sulit sejak krisis karena order terus menurun.
 
"Penurunan permintaan dari luar negeri pasti terjadi. Kalau pengusaha tidak dapat order terus menerus, bisa 10% pekerja bisa dirumahkan tahun depan," katanya disela Rakornas Kadin Indonesia Bidang Kerjasama Ekonomi Internasional di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (5/11/2008).
 
Menurut Sofjan, pemutusan hubungan kerja ini paling banyak akan terjadi di sektor yang labour intensif seperti garmen, tekstil, eletronik dan industri sepatu kelas kecil.
 
Untuk itu, ia sebenarnya berharap ada pengertian baik dari pemerintah maupun para pekerja agar bisa menghadapi krisis ini bersama-sama. Salah satu yang menjadi titik penting untuk mengurangi beban pengusaha adalah mengenai ongkos untuk para pekerjanya.
 
"Bahkan ada para pekerja yang bersedia UMR-nya nggak naik, asalkan dia tetap kerja. Yang penting dia tetap dapat pemasukkan," tambahnya.
 
Sofyan menambahkan, dampak krisis global terhadap Indonesia memang baru terasa di sektor komoditas untuk tahun ini. Namun tahun depan, dampak ini diperkirakan akan meluas ke sektor manufaktur. (lih/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads