Chavez Ambil Alih Tambang Emas Terbesar di Venezuela

Chavez Ambil Alih Tambang Emas Terbesar di Venezuela

- detikFinance
Kamis, 06 Nov 2008 11:24 WIB
Chavez Ambil Alih Tambang Emas Terbesar di Venezuela
Caracas - Bukan Hugo Chavez jika tidak membuat kontroversi. Kali ini, Presiden Venezuela itu mengambil langkah kontroversi dengan mengambil alih tambang emas terbesar di negerinya yang kini dimiliki oleh perusahaan dari Kanada, Crystallex.

""Tambang ini akan dibekukan dan dikelola oleh pemerintah," jelas Menteri Pertambangan Venezuela, Rodolfo Sanz seperti dikutip dari AFP, Kamis (6/11/2008).

Chavez secara kontroversial telah melakukan nasionalisasi atas perusahaan-perusahaan strategis di Venezuela. Chavez telah mengambil alih perusahaan listrik, perminyakan, baja, semen dan telekomunikasi. Langkah kontroversi itu diambil menjelang pemilihan gubernur dan walikota pada 23 November 2008.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tambang emas yang akan diambil alih adalah, tambang Las Cristinas, di bagian Tenggara negara bagian Boliver. Tambang ini diperkirakan memiliki cadangan hingga 16,9 juta ounce.

Crystallex, yang aset utamanya adalah Las Cristinas dalam websitenya menegaskan bahwa belum ada perubahan proyek Las Cristinas ataupun kotrak kerjasama pertambangan. Saham Crystallex langsung merosot 25,5% setelah pengumuman nasionalisasi itu.

Menurut Menteri Sanz, poduksi emas Venezuela akan meningkat dari 4,2 ton menjadi 8,2 ton per tahun mulai 2009.

"Ini adalah kenaikan produksi hingga 100% hanya dalam 3 bulan sebagai konsekuensi kenaikan kapasitas produksi dari tambang yang kini dimiliki oleh negara," tegas Sanz.

Pemerintah Venezuela kini juga sedang mengincar tambang-tambang lain seperti tambang berlian, bauksit dan uranium untuk dinasionalisasi.
(qom/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads