Pengusaha: Kok Solar Tidak Ikut Turun?

Pengusaha: Kok Solar Tidak Ikut Turun?

- detikFinance
Kamis, 06 Nov 2008 19:29 WIB
Pengusaha: Kok Solar Tidak Ikut Turun?
Jakarta - Meski menyambut baik penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) yang mulai diberlakukan pada 1 Desember 2008 khusus untuk Premium dari Rp 6.000 per liter menjadi Rp 5.500. Namun ada pengusaha mempertanyakan mengapa jenis BBM lain seperti Solar tidak ikut diturunkan.

Pengusaha menilai penurunan Premium sudah sepantasnya dilakukan oleh pemerintah pada saat ini, ketika harga minyak mentah dunia kian luruh.

"Kenapa hanya Premium yang diturunkan, kenapa Solar tidak, saya tidak tahu kenapa pemerintah seperti itu," kata Ketua Umum Asosiasi Semen Indonesia (ASI) Urip Timuryono saat dihubungi detikFinance, Kamis (6/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Urip, langkah pemerintah tidak konsisten karena pada saat menaikan BBM umumnya semua jenis BBM diturunkan sedangkan pada saat menurunkan hanya produk premium saja yang diturunkan.

Ia mengatakan dengan penurunan BBM keseluruhan tentunya akan berdampak positif bagi semua sektor usaha termasuk semen. Mengingat selama ini harga jual semen sangat didominasi dari ongkos transportasi, namun karena Solar tidak turun, dampak langsung bagi industri semen tidak ada.

Sementara itu Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata mengatakan bahwa penurunan Premium langkah tepat dari pemerintah karena akan membantu meringankan beban biaya di sektor transportasi.

"Berapapun penurunannya, kalau memang waktunya turun yah harus turun," timpal Gunadi.

Gunadi yakin walaupun penurunannya tidak signifikan, namun akan berdampak bagi perekonomian secara keseluruhan termasuk inflasi. Sedangkan dari sisi industri sepeda motor penurunan ini secara tidak langsung memberikan angin segar bagi sektor otomotif.

"Pasti permintaan motor akan tetap tinggi, bukan hanya ditopang oleh BBM yang murah (turun) tapi perlu dukungan dari lembaga pembiayaan," serunya. (hen/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads