Harga Solar Mungkin Ikut Turun

Harga Solar Mungkin Ikut Turun

- detikFinance
Jumat, 07 Nov 2008 12:47 WIB
Harga Solar Mungkin Ikut Turun
Jakarta - Pemerintah tengah menghitung kemungkinan penurunan harga Solar dan harga minyak tanah. Jika harga minyak stabil di US$ 60 per barel selama 2 bulan, penurunan harga Solar bisa dilakukan.Β 

Hal tersebut disampaikan Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (7/11/2008).

"Ya kita sedang hitung terus secara bertahap. Semua tidak menutup kemungkinan kita akan melakukan penurunan. Kira-kira yang realistisnya kalau (harga minyak) sudah ke US$ 60 pas dan stabil 1-2 bulan. Itu baru akan ubah lagi," ujarnya.
Β 
Paskah menuturkan penyesuaian harga solar dan minyak tanah bisa dilakukan kalau harga minyak sudah flat di level tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penurunan harga Premium yang cuma gopek diakui Paskah tidak terlalu signifikan.

"Tapi ini akan meningkatkan daya beli masyarkat, itu pasti. Tapi dengan turunnya BBM memang belum signifikan karena masih duluan hitungannya hanya mampu sampai Rp 500 sampai Desember. Tapi pasti bisa mengurangi beban ekonomi masyarakat karena daya beli mulai bertambah," ujarnya.

Pemerintah hanya menurunkan harga Premium sebesar Rp 500 karena hitung-hitungannya harus disesuaikan dengan pengeluaran. "Jadi tidak bisa kita menurunkan seperti pada kenaikan Mei 27,8%," ujarnya. (dnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads