"Saya kira bagus, akan mengurangi biaya agar nanti dan kemudian bisa mendorong produksi kita harapkan," kata Gubernur BI Boediono di Gedung BI, Jakarta, Jumat (7/11/2008).
Boediono juga mengatakan kalau inflasi pasca-penurunan BBM akan lebih melunak dan terkendali termasuk terhadap ekspektasi inflasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait penetapan BI Rate kaitannya dengan likuditas perbankan, ia mengatakan bahwa selama ini BI Rate itu sebagai instrumen jangka menengah yang bisa menjadi keseimbangan antara inflasi, neraca pembayaran dan pertumbuhan ekonomi.
"Ketiganya itu dibuat tepat sehingga kita berada posisi ke arah sana, jadi semua kan ada sasarannya, likuiditas akan kita kelola sebaik mungkin dari hari kehari dari minggu ke minggu kita kan melakukan operasi likuiditas, apakah itu dengan open market operation, kita buka window ini semua sudah kebutuhan likuiditas jadi dua-dua harus jalan," paparnya. (hen/ir)











































