Demikian disampaikan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Faisal usai sholat Jumat di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (7/11/2008).
"Mungkin saja (naik), Tapi kemarin waktu harga BBM naik saja, volume juga naik, apalagi kalau harga turun. Tapi analoginya memang akan naik," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data Pertamina menunjukkan penjualan BBM bersubsidi pada Oktober 2008 untuk Premium mencapai 1.702.492 kilo liter, untuk minyak tanah sebesar 556.614 kilo liter, dan Solar
920.732 kilo liter.
Sementara hingga akhir tahun Faisal memperkirakan pemakaian Premium bisa mencapai 18,6-19 juta kilo liter dan Solar menjadi 11-12 juta kilo liter.
Selain itu, dengan harga baru sebesar Rp 5.500, maka kini Premium setara dengan Solar. Namun Faisal tidak memperkirakan terjadinya peralihan penggunaan antara Solar dan Premium. "Kan jenis kendaraannya berbeda," katanya.
Yang mungkin terjadi adalah peralihan penggunaan dari Pertamax ke Premium. Data terakhir Pertamina menyebutkan kenaikan penjualan Pertamax mencapai 10% sejak terjadinya penurunan harga BBM Keekonomian tiga kali berturut-turut.
(lih/ir)











































