Balai Lelang Pelabuhan Modus Baru Penyelundupan

Balai Lelang Pelabuhan Modus Baru Penyelundupan

- detikFinance
Sabtu, 08 Nov 2008 13:26 WIB
Balai Lelang Pelabuhan Modus Baru Penyelundupan
Bandung - Balai-balai lelang yang berada di pelabuhan diduga menjadi ajang penyelundupan produk barang impor ilegal. Modus ini dipakai oleh importir nakal untuk meloloskan produk-produk mereka yang tidak berdokumen.

Demikian dikatakan anggota komisi VI DPR-RI Lily Asdjudiredja yang juga sebagai pembina Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dalam acara peresmian bantuan mesin tesktil New Energy Development and Industrial Technology Organization (NEDO) Jepang di Pabrik PT Daliatex, Bandung (8/11/2008).

"Sekarang ada modus baru di pelabuhan, yaitu barang-barang yang tidak ada dokumennya, beberapa bulan tidak ditebus maka akan dilelang, tetapi yang membeli justru importirnya dengan harga lebih murah," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Lily, langkah pemerintah dalam melindungi sektor riil belum maksimal, hal ini ditandai dengan tingkat penyelundupan yang masih tinggi. Tentunya akan menjadi ancaman di tengah krisis keuangan saat ini.

"Balai lelang jangan tumbuh di pelabuhan, masalahnya sekarang ini yang punya kewenangan itu Departemen Keuangan," seru Lily.

Sehingga ia meminta kepada otoritas pelabuhan termasuk kalangan Bea Cukai untuk melakukan re-ekspor terhadap barang-barang yang tidak berdokumen karena berpeluang sebagai barang ilegal dan non standar yang bakal mengganggu industri dalam negeri. (hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads