Defisit Listrik Teratasi Pertengahan 2009

Defisit Listrik Teratasi Pertengahan 2009

- detikFinance
Minggu, 09 Nov 2008 12:21 WIB
Defisit Listrik Teratasi Pertengahan 2009
Bandung - Berdasarkan perkiraan pemerintah, pada pertengahan tahun 2009 nanti defisit pasokan listrik akan segera ditutupi seiring rampungnya pembangunan 3 PLTU bagian dari program 10.000 MW.

Tiga proyek yang bakal rampung itu antara lain PLTU Rembang, PLTU Indramyu dan PLTU Labuan dengan total kapasitas ketiganya 1500 MW.
 
"Kemarin rapat hasil dengan Pak Wapres hari Kamis  dengan PLN, Labuan, Rembang dan  Indramayu pertengahan 2009 diharapkan bisa operasi," kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin,Tekstil dan Aneka (ILMTA) Ansari Bukhari dalam acara diskusi Departemen Perindustrian, Bandung, Sabtu malam (8/11/2008).

Ansari memastikan dari 3 PLTU tersebut akan mampu memasok kebutuhan listrik 1500 MW  sehingga defisit listrik sekarang ini bisa ditutupi. "Itu kan lumayan," ucapnya. Sehingga dipastikan pemadaman bergilir akan berakhir karena pasokan daya listrik sudah cukup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai pendanaan dari program ini, dikatakan Ansari, masih ada beberapa kendala terutama mengenai pendanaan yang proyeknya dari pihak asing.

"Arahan Pak Wapres kalau di luar tidak mungkin, perlu penjajakan dari dalam negeri," katanya.

Berdasarkan  perhitungan Departemen Perindustrian bahwa kemungkinan eskalasi harga proyek-proyek lainnya yang belum rampung sangat kecil karena harga baja sudah turun drastis.

"Eskalasi sekarang sudah tidak rasional, eskalasi bukan pilihan yang utama," tandasnya. (hen/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads