Ekspor CPO Kembali Pulih

Ekspor CPO Kembali Pulih

- detikFinance
Minggu, 09 Nov 2008 14:32 WIB
Ekspor CPO Kembali Pulih
Jakarta - Menurunnya harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) membuat lesu kegiatan ekspornya dalam beberapa bulan terakhir. Namun Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) optimis hingga akhir tahun ini kegiatan ekspor CPO bisa lebih baik.

Menurut Ketua Gapki Derom Bangun, selain menurunnya harga CPO, lesunya ekspor juga terjadi akibat sulitnya pencairan dana dari perbankan di berbagai dunia. "Ketika krisis melanda, banyak bank yang kurang percaya terhadap pengusaha sehingga enggan mengucurkan dananya kepada sektor riil," katanya kepada detikFinance, Minggu (9/11/2008).

Walau demikian, ia optimis akhir tahun ini kegiatan ekspor CPO dalam negeri bisa lebih baik daripada kondisi sekarang. "Sebenarnya demand di negara pembeli itu masih tinggi, Kami juga sudah mulai menjajaki perusahaan-perusahaan baru yang bisa diajak kerjasama," tukasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait kebijakan PE CPO nol persen, menurutnya, dampaknya terhadap kinerja ekspor tidak akan terlalu besar namun tetap membantu. "Kami sambut positif pemerintah menjadikan PE CPO nol persen. Dengan begitu ekspor bisa berkembang walau perhitungan saat ini kenaikannya masih sedikit," ujarnya.

Gapki mentargetkan produksi CPO dalam negeri tahun 2008 akan sebanyak 18,8 juta metrik ton, sebanyak 14 juta metrik ton akan dijual melalui ekspor. Sedangkan sisanya, 4,8 juta metrik ton untuk konsumsi pasar dalam negeri. "Akhir tahun bisa tercapai," tandasnya.

Selama ini, Indonesia menjadi eksportir CPO ke lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Negara-negara tersebut diantaranya Belanda, India, Cina, Pakistan dan lain sebagainya. (ang/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads