Β
Menurut Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, buffer stock ini diperlukan untuk mencegah krisis pasokan batubara untuk industri dalam negeri.
Β
"Kita ingin kita punya stok nasional, kita ingin mengembangkan buffer stock batubara. Nantinya PLN diberi otoritas untuk kembangkan buffer stock, sehingga dia nggak kayak cacing kepanasan seperti sekarang," ujarnya.
Β
Meski belum mencapai kata final, namun buffer stok batubara ini nantinya akan menampung 13,5% bagian negara dari batubara yang diproduksi di dalam negeri.
"Jadi kalau 2009 produksi kita sekitar 250 juta ton, maka 13,5% itu sekitar 33,75 juta ton. Itu bisa kita jadikan buffer stock nasional," katanya.
Β
Namun menurut Dirjen Minerbapabum Bambang Setiawan, tidak semua jenis batubara akan dijadikan buffer stok. Melainkan hanya beberapa jenis yang memang digunakan oleh industri dalam negeri.
Β
"13,5% ini di luar DMO, kalau yang memang jenis kalorinya banyak dipakai maka bisa jadi buffer, tapi kalau tidak dipakai bisa diekspor," katanya.
Β
Atur Harga Batubara
Β
Selain itu, pemerintah juga berencana mengatur harga batubara berkalori rendah. Pasalnya batubara berkalori rendah akan banyak digunakan terutama oleh PLN sebagai bahan bakar pembangkit 10.000 MW.
Β
"Ada pikiran untuk harga batubara kalori 5.200/kg ke atas akan dilepas, tapi kalori 5.200/kg ke bawah akan diset harganya," tambah Purnomo
(lih/ddn)











































