Hal ini disampaikan oleh Sekjen Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) Totok Dirgantoro, saat dihubungi detikFinance, Selasa (11/11/2008).
Pembatalan ekspor ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya yang dialami oleh komoditas karena terjadi penurunan harga yang sangat drastis sehingga kalangan importir merasa dirugikan karena harga kontrak awal dengan harga sekarang ini sudah jauh berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masalah ingkar kontrak, bisa meluas karena harga yang berubah drastis dan hancurnya permintaan di negara mereka," katanya.
Pada Selasa ini rencananya semua pengusaha yang berbasis ekspor akan menggelar rapat seputar ancaman gagal ekspor tersebut, terutama dalam upaya antisipasi meluasnya kemungkinan batal ekspor.
"Kami sedang konsolidasi, hari akan kami gelar rapat, termasuk membicarakan batal ekspor CPO dari importir India," jelasnya. (hen/ir)











































