Demikian disampaikan Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya di acara Pertemuan Tahunan UNDP Regional Kawasan Asia Pasific di Hotel The Sultan, Jakarta, Selasa (11/10/2008).
"Tahun lalu atau tahun ini pertumbuhannya lebih dari 6% atau sekitar 6,4%. Mudah-mudahan kalau tidak ada krisis, pertumbuhan ekonomi tahun depan sampai 2011 bisa tumbuh 8%," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain krisis, pertumbuhan ekonomi Indonesia menurut JK juga dihalangi oleh subsidi BBM yang mencapai sekitar 30% dari total anggaran negara di 2008. Untuk itu, pemerintah tengah mencari teknologi yang bisa mengurangi subsidi BBM.
"Karena halangan kita subisdi, sekitar 30% APBN menguap untuk subsidi minyak. Kita juga sedang berusaha cari teknologi bisa kurangi subsidi," katanya.
(lih/qom)











































